Langsung ke konten utama

Ketika Asik Jangan Sampai Lupa Etika Fotografer Dalam Memotret


Perkembangan dunina teknologi semakin hari semakin pesat tetapi tidak semakin baik. Lantaran saat ini banyak fotografer yang tidak memperhatikan etika fotografer saat mereka memotret. Alhasil ada pihak-pihak yang tidak nyaman atau merasa tergganggu. Dan secara tidak langsung hal itu mencoreng nama baik fotografer.

Untuk memperbaiki hal itu kali ini kita akan membahas apa saja etika fotografer saat memotret. Ini dia listnya.

1. Patuhi Peraturan Pengambilan Gambar


Kamu pasti pernah melihat peraturan yang mengatakan "Dilarang Memotret" di tempat-tempat umum bukan? Patuhi peraturan tersebut guys.Biasanya tulisan tersebut ada pada area publik seperti SPBU, Mall, Museum, hotel dan lain-lain. Peraturan itu dibuat dengan maksud tertentu seperti alasan kenyamanan orang lain,keamanan, atau bahkan hak cipta, jadi sebagai fotografer yang baik maka patuhi larangan tersebut.

2. Penggunaan Flash


Anda pastinya tahu bagaimana ‘sambaran’ lampu flash kamera yang sangat silau. Di antara beberapa fotografer sering kali melanggar aturan penggunaan flash, terutama saat memotret di area publik. Orang yang merasa tidak nyaman akan sambaran flash bisa saja menegur Anda jika hal itu cukup mengganggu.

3. Meminta Izin Sebelum Memotret


Hal yang satu ini sangat-sangat penting. Sebelum anda mengambil gambar seseorang mintalah izin kepada mereka , karena bisa saja orang tersebut tidak ingin aktivitas pribadinya di abadikan. Hal ini juga berlaku apabila Anda sedang berburu foto dijalanan atau populer disebut Street Photography.

4. Berhenti Memotret Jika Mengganggu


Hal ini berlaku kapan pun dan dimana pun anda berada. Apabila anda ditegur oleh orang lain karena aktivitas anda mengganggu segeralah berhenti memotret. Namun akan lebih baik jika anda menyadari bahwa orang di sekitar anda merasa tidak nyaman akan aktivitas memotret anda dan anda segera berhenti.

(source: www.plimbi.com)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Macam-macam Teknik Pengambilan Gambar (Type of Shot)

Type of shot atau teknik pengambian gambar merupakan teknik memilih luas area frame yang diberlakukan pada subjek sesuai dengan kaidah type of shot yang telah ditentukan secara umum. Kaidah ini akan lebih dikritisi pada foto yang menggunakan subjek manusia di dalamnya. Teknik ini menjelaskan tentang aturan memilih luas frame, baik lebar maupun sempit dan batasan pemotongan subjek oleh frame disesuaikan dari jenis teknik pengambilan gambar yang anda gunakan. Apa saja tekniknya? mari kita bahas. 1. Extreme Long Shot Memiliki nama lain Extra Long Shot atau Very Long Shot , teknik ini mencakup area yang sangat luas dengan maksud untuk mengkikut-sertakan elemen di sekitar subjek utama ke dalam frame. Saat menggunakan teknik ini untuk memotret subjek manusia, disarankan agar mencari komposisi yang dapat menyatukan subjek utama dengan elemen disekitarnya. Teknik ini banyak digunakan pada foto prewedding. 2. Long Shot Pada teknik ini gambar yang diambil menggun...

10 Alasan Mengapa Smartphone iOS Lebih Baik Dari HP Android

image thinkapps.com Alasan Mengapa Smartphone iOS Lebih Baik Dari HP Android – Pertarungan antara smartphone iOS dan Android seolah tidak ada habisnya. Orang-orang masih saja terus memperdebatkan sistem operasi smartphone mana yang lebih bagus. Padahal kedua sistem operasi smartphone ini memiliki kelebihan & kekurangan masing-masing. Bila kamu masih bingung dengan keunggulan  iOS  dibandingkan  Android , berikut ulasan singkat mengenai  alasan mengapa smartphone iOS lebih baik dari android . Berikut Alasan HP Smartphone iOS Lebih Baik Dari HP Android  1     Lebih percaya diri Harganya yang mahal membuat smartphone iOS hanya digunakan beberapa kalangan saja. Hal inilah yang membuat banyak orang lebih percaya diri saat menggunakannya. Saat orang melihat logo Apple di belakang smartphone-mu, ia akan tahu bahwa kamu berpenghasilan menengah ke atas.  2   Update sistem operasi yang cepat Setiap kali sistem operasi m...

Hacker Korut Dicurigai Dalang Wabah WannaCry

Jakarta  - Dua perusahaan sekuriti ternama, Symantec dan Kaspersky, menemukan bukti bahwa ransomware WannaCry yang sedang menghebohkan memiliki keterkaitan dengan kelompok hacker asal Korea Utara. Yaitu Lazarus Group. Dikutip  detikINET  dari Guardian, detail teknis di versi awal WannaCry sama dengan kode yang dipakai di program backdoor yang digunakan oleh hacker yang diduga dipekerjakan pemerintah Korut.  Program itu dipakai menyerang Sony Pictures dan juga untuk mencuri uang USD 81 juta dari bank di Bangladesh. Lazarus Group juga dikenal menggunakan dan mengincar bitcoin dalam operasinya.  Kemiripan itu pertama kali ditemukan oleh periset sekuriti Google, Neal Mehta yang diamini Symantec dan Kaspersky. Namun memang kode yang sama bukan berarti otomatis penyerangan dilakukan kelompok hacker yang sama. Bisa saja hacker lain yang menggunakannya agar tak mudah teridentifikasi. "Penting agar periset lain di seluruh dunia menginvestigasi kemiripan itu da...